Siswa-Siswi MAN 4 Jakarta Mendapat Penghargaan dari Kedubes AS

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta memberikan penghargaan kepada sembilan siswa dan siswi dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Sembilan siswa yang mendapat penghargaan itu telah mengikuti lomba penulisan esai bertema tentang masalah lingkungan hidup, sosial dan budaya.

Atase Pers Kedubes AS John Johnson menyerahkan penghargaan tersebut masing-masing kepada tiga siswa dari MAN 4 Jakarta, MAN Insan Cendikia Serpong, Tangerang, dan SMA Smart Ekselensia Parung, Bogor dalam jamuan makan siang di Jakarta, Senin (31/8). Para pemenang penulisan esai tersebut ialah Munawar Aidil dengan judul ‘Mengatasi Kecemburuan Sosial antara Gojek dan Tukang Ojek Pengkolan’, Putri Suryani (Rusaknya Hutan dan Permasalahan yang Menggunung) dan Kevina Florensia (Kota Bersih dengan Pemain Basket Amatir) dari MAN 4 Jakarta, Belinda Azzahra (Disiplin adalah Pedangnmu, Emosi adalah Lawanmu).

Kemudian, Qotrunnada Hamparan Melati (Menjadi Agen Perubahan melalui ‘Agent of Change T-Shirt’) dan Hanif Saifurrahman (Obstructing the Hollow Poverty) dari MAN Insan Cendikia, serta Insan Maulana (Kurangi Polusi, Selamatkan Bumi), M. Zikrur Rahman (Gedung dari Sampah) dan Wildan Khoirul Anam (Cara Menghentikan Peredaran Narkoba) dari SMA Smart Ekselensia.

Panitia menerima dan menyeleksi lebih dari 100 tulisan esai dari para siswa yang bersekolah di MAN dan SMA tersebut. “Kami melihat para siswa dari tiga sekolah tersebut antusias untuk mengikuti lomba dan mereka cerdas mengungkapkan pandangannya dalam bentuk esai,” kata Johnson yang disertai beberapa diplomat dan staf Kedubes AS.

Hadir dalam penyerahan penghargaan tersebut Direktur Lentera Foundation Dr Arisman, Ketua Umum Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) Mohammad Anthoni dan kepala/wakil kepala sekolah dari tiga sekolah itu.

Lebih jauh Johnson mengatakan Kedubes AS ingin memperkuat hubungan dengan sekolah-sekolah, para guru dan siswa antara lain melalui lomba tersebut yang dibuka beberapa waktu lalu khusus untuk tiga sekolah tersebut.

“Sebelumnya kami telah bekerja sama dengan Lentera Foundation dan PJMI menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya tentang jurnalistik dan media baru masing-masing untuk 30-40 siswa MAN 4, MAN Insan Cendikia dan SMA Smart Ekselensia,” kata dia.

Menurut Johnson, Kedubes AS memperoleh pengertian yang meningkat dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan tersebut. “Para siswa pun mendapatkan pengetahuan umum tentang Amerika Serikat khususnya di bidang pendidikan dan kebudayaan,” kata Johnson.

Dikatakan, Kedubes AS akan turut berpartispasi lagi dalam pelatihan dan lokakarya yang diadakan Lentera Foundation dan PJMI di Solo, Semarang dan Yogyakarta pada pertengahan September. Johnson menyatakan pihaknya akan mengutus beberapa diplomat AS untuk bertatap muka dan berdialog dengan para siswa dari pesantren. Artinya, para diplomat akan mengetahui kebudayaan di luar Jakarta dan mengundang para siswa atau guru dari luar Jakarta untuk mengikuti acara-acara yang diselenggarakan oleh Kedubes AS.

“Sejauh ini kami banyak bekerja di ibu kota Jakarta,” katanya.

Kepala Sekolah SMA Smart Ekselensia July Siswanto mengatakan  pihaknya merasa memperoleh tambahan pengetahuan, wawasan dan mitra dengan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti yang diadakan oleh Kedubes AS dan organisasi-organisasi yang menghubungkannya. “Dalam kaitan ini kami memperoleh pengetahuan tentang Amerika dan ke depan kami ingin bekerja sama untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya aplikatif,” kata July.

Keikutsertaan para siswanya dalam lomba penulisan esai, misalnya, merupakan pembelajaran. “Dan mereka dapat menuangkan buah pikirannya dalam bentuk tulisan sesuai kaidah-kaidah bahasa Indonesia atau bahasa lain,” tambah July. (republika.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.