RAKER OSIS/MPK, wadah kepemimpinan, tanggung jawab, kemandirian dan kreativitas.

Sabtu, 17 November 2018 dan Minggu, 18 November 2018. Tepat pada hari itu, OSIS, MPK dan juga perwakilan dari semua ekstrakurikuler MAN 4 Jakarta melaksanakan kegiatan Rencana Kerja.

Rancangan Kerja pada tahun ini bertempatan di Hotel Grand Mutiara Cipayung, Megamendung Bogor.
Seluruh peserta sekaligus panitia, berangkat menggunakan tiga bus tepat pada pukul tujuh.

Tepat setelah zuhur, Sidang Pendahuluan dimulai. Setelah Sidang Pendahuluan disahkan oleh Prasidium Sidang Muhammad Fauzi Firmansyah, dimulailah Sidang Komisi.

Sidang Komisi ini menginstruksikan semua peserta untuk membuat forum sesuai komisi masing-masing, komisi ini dibuat sesuai dengan seksi OSIS. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan lebih matang lagi tentang semua rencana kerja.

Saat istirahat ashar selesai, Sidang Pleno di mulai. Dengan Erik Erlangga sebagai Presidium Sidang, sidang yang di buat untuk memaparkan silabus dan rencana kerja ini, diawali dengan Komisi satu yaitu MPK.
Setelah Komisi satu selesai, di lanjut Komisi 2 yaitu OSIS.Setelahnya, berlanjut dengan komisi-komisi yang sesuai dengan seksi OSIS. Seperti, seksi satu sebagai komisi tiga, seksi dua sebagai komisi empat dan seterusnya.

Dengan beberapa pertanyaan serta penanggapan dari para peserta, pembina OSIS dan WAKABID kesiswaan, sidang pun berjalan lancar.Salah satu penanggapan dari Ibu Lisnur Azizah, “Harus ada peningkatan disetiap progja yang di laksanakan. Contohnya, Marveloustra yang tahun lalu memiliki 10 peserta, berkurang menjadi 9 peserta di tahun ini. Itu adalah sebuah evaluasi yang seharusnya tidak terjadi.”

“Inovasi apa yang di buat eskul PIK dalam keputrian?” tanya Galuh, salah satu panitia RAKER ini. Tak hanya eskul PIK yang bisa menjawabnya dengan padat dan jelas, semua eskul pun sama. Tak hanya menerima semua penanggapan, semua peserta yaitu perwakilan dari setiap eskul berhasil menjawab semua pertanyaan yang di berikan.

Tepat pada jam 7.45 pagi, Sidang Paripurna dibuka oleh Erik Erlangga, sebagai Presidium Sidang. Pemaparan pertama, dijelaskan oleh Satuan Tugas Kedisiplinan.
Setelah Satuan Tugas Kedisiplinan selesai,Pembina OSIS dan WAKABID Kesiswaan dipersilahkan untuk memberikan pandangan umumnya untuk FORBIKA, Forum Stabilitas Karakter OSIS MPK dan Ekstrakurikuler MAN 4.

“Kita semua kerjasama. OSIS tidak cuma kerja sama dengan MPK, tapi juga dengan eskul. Karena nanti bila kita organisasi diluar, akan mengalami hal yg seperti ini juga.” Begitulah kesimpulan yang dapat diambil dari pendapat Pembina OSIS dan Wakabid Kesiswaan.

Setelah itu Presidium Sidang mengesahkan semua Rencana Kerja yang ada. Diawali dengan Komisi satu yaitu MPK dan berlanjut sampai Komisi sembilan yaitu Ekstrakurikuler yang di bawahi naungan Seksi sembilan, berjalan lancar.

Sebelum penutup, OSIS seksi empat membacakan Kode Etik untuk seluruh pengurus OSIS. Dengan beberapa tanggapan juga, diantaranya tanggapan dari pembina OSIS Ibu Zuhrotun Nisa yàng mengusulkan supaya kode etik ini tidak hanya untuk OSIS saja tapi untuk BPH ekskul juga supaya di buatkan Kode Etiknya,akhirnya Kode Etik pun disahkan. Sekitar pukul 10.00 semua peserta, panitia serta guru meninggalkan Hotel untuk pulang.