Collaborative learning

Humas MAN 4 Jakarta – Kamis, 13 Desember 2018 jam 14.00 – 16.00 MAN 4 Jakarta mengadakan Pelatihan “Collaborative Learning” untuk semua Guru MAN 4 Jakarta dengan nara sumber konsultan ISO MAN 4 Jakarta Prof. Imron Abdussyukur.

Pada kesempatan ini, Prof Imron mengawali pelatihan dengan menanyakan kepada peserta pelatihan 5 guru dari mulai TK sampai kuliah yg kita ingat dengan reflex, beberapa menjawab dengan reflex dan ada juga yang terbata-bata karena sambil mengingat- ingat. Ternyata poinnya adalah seberapa besar usaha guru dalam berinteraksi dengan siswanya hingga siswanya mengingatnya sampai kapanpun.

Guru yang berkesan di dalam hati siswa adalah yang selalu menumbuhkan empati terhadap siswa, selalu menghargai dan memotivasi serta selalu membiasakan pembaruan dlm pembelajaran.
Pembiasaan menjadikan unggulan dlm pembelajaran. Krn pembiasaan lama kelamaan masuk bawah alam sadar, sehingga akan reflex mengingat ketika diingatkan.
Tekad, niat, harapan usaha seorang guru dalam memberikan materi pembelajaran utk menjadikan mapel yg di ampunya menjadi mapel yang unggul.

Model pembelajaran kolaboratif adalah salah satu model student centered learning (SLC). Siswa berperan secara aktif dalam bentuk bersama atau berkelompok.
Esensinya pembelajaran kolaboratif dapat diterapkan dlm berbagai bidang studi yang bertujuan agar kemampuan interpersonal siswa utk belajar meningka, untuk itu diperlukan adanya struktur dorongan dan tugas yg bersifat kolaboratif” Pada model ini memungkinkan adanya interaksi secara terbuka dan interdependensi yg positif dan efektif di antara anggota kelompok.
Input utama dari model kolaboratif ini adalah adanya rancangan tugas yang open ended ( terbuka dan tidak terbatas) yang di perkuat dengan konsep teori pendukung. proses pembelajaran bisa dilakukan di dalam atau di luar kelas. Pengerjaan tugas secara perorangan bisa di luar kelas dan tugas kelompok di dalam kelas.
Output utama dari model pembelajaran kolaboratif ini adalah pengalaman mengerjakan tugas secara kelompok.
Evaluasi input,proses dan output ini merupakaan feed back untuk perbaikan kegiatan pembelajaran berikutnya.

Di penghujung Acara Bapak Kepala Madrasah Bapak Ismail Nur Lc,MA memberikan motivasi untuk menjadi guru yang selalu dirindukan dan n ingat sepanjang masa oleh Siswa.